Dalam dunia bisnis, kelancaran arus kas alias cash flow itu ibarat oksigen—tanpa itu, bisnis bisa megap-megap. Nah, salah satu kunci pentingnya ada di cara kamu mengatur pembayaran invoice.
Kenapa? Karena dengan memilih metode pembayaran yang tepat dan menetapkan term of payment yang pas, kamu bisa:
β
Menjaga cash flow tetap sehat
β
Memperkuat hubungan dengan supplier
β
Menjalankan operasional bisnis lebih efisien
Pertanyaannya, metode pembayaran invoice mana yang paling cocok buat bisnismu? Yuk, kita kupas satu per satu!
Pilihan Metode Pembayaran Invoice π³
Biar transaksi makin lancar dan bebas drama, berikut beberapa metode pembayaran yang bisa kamu gunakan:
1. Pembayaran Tunai
Metode klasik ini cocok untuk transaksi kecil atau pembelian langsung. Prosesnya cepat dan simpel, tapi untuk nominal besar bisa agak ribet karena harus menyiapkan uang atau transfer manual.
2. Transfer Bank
Metode paling populer! Transfer antar rekening aman, cepat, dan otomatis tercatat di laporan keuangan. Kekurangannya, ada biaya admin dan waktu proses bisa lebih lama kalau beda bank.
3. Kartu Kredit/Debit
Mau fleksibilitas? Kartu kredit atau debit bisa jadi solusi. Selain praktis dan aman, sering ada promo menarik dari bank. Tapi, jangan lupa perhatikan biaya tambahan dan risiko keamanan.
4. Pembayaran Digital
Di era serba digital, e-wallet, mobile banking, atau platform pembayaran online bikin transaksi makin seamless. Tinggal klik, bayar, dan selesai. Pastikan sistem ini terintegrasi dengan bisnis supaya lebih efisien.
Atur Term of Payment yang Tepat π
Selain metode pembayaran, aturan jatuh tempo (term of payment) juga nggak kalah penting untuk mengatur cash flow. Berikut beberapa opsi yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Pembayaran Tunai
Dilakukan segera setelah invoice diterima. Cocok untuk menjaga cash flow tetap stabil dan meminimalisir risiko keterlambatan.
2. Pembayaran dalam Jangka Waktu (Net 30, Net 60, dll.)
Sistem paling umum di dunia bisnis. Misalnya, Net 30 = pembayaran harus selesai dalam 30 hari setelah invoice diterbitkan. Fleksibel, tapi tetap jelas kapan uang masuk.
3. Pembayaran dengan Diskon
Mau dorong pembayaran lebih cepat? Tawarkan diskon. Contoh: 2/10 Net 30, artinya ada potongan 2% jika bayar dalam 10 hari, kalau lewat tetap bayar full sesuai 30 hari.
4. Pembayaran Berjangka
Cocok untuk transaksi besar. Pembayaran dicicil sesuai jadwal yang sudah disepakati kedua belah pihak.
Mengatur metode pembayaran dan term of payment bukan cuma soal teknis, tapi juga strategi bisnis. Dengan kombinasi yang pas, kamu bisa menjaga arus kas tetap sehat, mempermudah operasional, dan membangun hubungan baik dengan supplier maupun klien.
Gimana Le-easy dari NawaTara Tech Bantu Bisnis Kamu?
Buat kamu yang ga mau ribet ngurus pembayaran invoice dan term of payment, Le-easy dari NawaTara Tech hadir sebagai solusi terbaik! Dengan fitur canggihnya, kamu bisa menikmati:
Automated Invoice Management – Semua invoice diatur otomatis, ga perlu pusing. Smart Payment Reminder – Biar nggak ada yang telat bayar, sistem bakal ngasih notifikasi otomatis. Integrasi Multi-Payment – Bisa pakai berbagai metode pembayaran mulai dari transfer bank, kartu kredit, sampai e-wallet. Laporan Keuangan Real-Time – Pantau cash flow kapan aja lewat satu dashboard.
Dengan Le-Easy, urusan pembayaran invoice jadi lebih gampang, cepat, dan anti ribet!
Waktunya pakai Le-easy!
Milih metode pembayaran invoice dan term of payment yang pas itu penting buat bisnis kamu. Jangan sampai salah strategi yang bikin cash flow jadi berantakan. Untungnya, sekarang ada Le-easy dari NawaTara Tech yang bikin semuanya lebih praktis dan efisien.
Siap kelola pembayaran bisnis tanpa ribet? Saatnya beralih ke Le-easy dan nikmati transaksi yang lebih simpel dan aman!
Baca Juga: Bos UMKM Wajib Tahu! Le Easy: Solusi Digitalisasi Bisnismu!
Berlangganan Saluran WhatsApp: WA Channel
Join Community Sekarang: Nawatara Community